Senin, 01 Oktober 2012

Ahlussunnah Wal Jama'ah dan Ijtihad

Posted by Admin  |  at  Senin, Oktober 01, 2012 3 comments




Ahlus Sunnah wal Jama'ah
dan Ijtihad

Penyusun
A. Muchith Muzadi (Jember, 21 Muharram 1395)

  1. Ahlus sunnah wal jamaah adalah golongan yang selalu berusaha tetap di atas garis kebenaranassunnah wal jamaah, yaitu yang mempergunakan dasar al-Quran dan al-Hadits sebagai sumber utama agama Islam serta penghayatan para sahabat terkemuka sebagai petunjuk untuk mencapai garis kebenaran yang ada pada al-Quran dan al-Hadits.
  2. Penggunaan ar-ra'yu atau akal untuk menyimpulkan hukum agama atas sesuatu masalah yang tidak ada nash sharih/jelas dalam al-Quran dan al-Hadits disebut dengan ijtihad; yang dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain qiyas/analogi dan ijmak atau kesepakatan para mujtahid. Karena hanya sedikit orang yang mampu memenuhi persyaratan mujtahid, maka ada alternatif untuk menerima dan mengikuti hasil ijtihad orang lain yang disebut dengan bermadzhab.
  3. Generasi muda perlu memahami akar masalah antara mampu berijtihad, merasa mampu berijtihad, atau tahu diri tentang kemampuannya dalam memahami masalah agama agar tidak terjadi pertikaian dan membuat kelompok-kelompok baru yang menyendiri.
  4. Generasi tua perlu memberikan bimbingan terhadap generasi muda yang pada gilirannya akan menggantikan kemudi dalam perjalanan sejarah berikutnya, bagaimanapun kondisi keberagamaan generasi mudanya saat ditinggalkan.
Penyusun 
A. Muchith Muzadi (Jember, 21 Muharram 1395)
Editor: 
Ahmed Machfudh(Jakarta, 21 Dzulhijjah 1425)
Materi ebook ini di ambil dari situs PP Nurul Huda Salafiyah Syafi'iyyah
http://pesantren.or.id.42303.masterweb.net
Kompilasi Ebook Oleh: Ashhabur-royi.blogspot.com

(File CHM, Size 28,75 Kb)


About the Author

Write admin description here..

Get Updates

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

Share This Post

Related posts

3 komentar:

  1. Tolong perbanyak lagi ebook-ebook terjemahan kitabnya, fathul wahab, fathul mu'in, fathul qarib, sulam munawaraq, majmu', taqrib, dll.

    Syukran.

    BalasHapus
  2. Si Fasiq Abu Salafy Cs. ini bertahun2 masih mengekspos berita2 miring yang nyata keliru! nanti keburu maut menjemput. sudah terlambat bertobat!

    BalasHapus
  3. Subhanallah. Sebaiknya sesama muslim gunakan panggilan yang baik. Ingat dlm Al Qur'an, jika fasik ini tdk pada abu salafi, maka kembali padamu saudaraku.

    BalasHapus

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.

© 2013 Pustaka Aswaja. WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.
back to top