All Stories

Rabu, 10 Oktober 2012


100 Masalah Agama
Taudlihul Adillah Jilid IV
oleh: K.H.M. Sjafi'i Hadzami
Penerbit Menara Kudus

Taudhihul Adillah - 100 Masalah Agama (Jilid IV)


100 Masalah Agama
Taudlihul Adillah Jilid IV
oleh: K.H.M. Sjafi'i Hadzami
Penerbit Menara Kudus

Posted at Rabu, Oktober 10, 2012 |  by Admin

7 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.


Nama Buku : Mengungkap Kebenaran Aqidah Asy’ariyyah
Penulis : H. Kholilurrohman Abu Fateh, Lc, MA
Tentang : Meluruskan Distorsi Terhadap Abu al-Hasan al-Asy’ari dan Ajarannya
DAFTAR ISI
Bab I Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah
A. Definisi Dan Sejarah Penamaan Ahlussunnah Wal Jama’ah
B. Ahlussunnah Adalah Kelompok Mayoritas Umat Islam
C. Ahlussunnah Adalah Kaum Asy’ariyyah Dan Maturidiyyah
D. Pernyataan Para Ulama Tentang Kebenaran Akidah Asy’ariyyah Sebagai Akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah
Bab II Bukti-Bukti Tekstual Kebenaran Akidah Asy’ariyyah Sebagai Akidah Ahlussunnah,
A. Firman Allah QS. Al Ma’idah
B. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
C. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
D. Hadits Shahih Riwayat Ibn ‘Asakir Dari Sahabat Buraidah
E. Hadits Shahih Riwayat al Bukhari dan Muslim
F. Hadits Shahih Riwayat Muslim dari Aisyah
G. Hadits Shahih Riwayat Ibn ‘Asakir
H. Hadits Dari Sahabat Ali ibn Abi Thalib
I. Dari Pernyataan Para Ahli Hadits Terkemuka; Ali ibn al-Madini, asy-Sya’bi, dan lainnya
J. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari dan Muslim
K. Hadits Shahih Riwayat al-Baihaqi Tentang Kandungan Makna “Hawqalah”
L. Hadits Shahih Riwayat Ahmad, al-Hakim, Dan Lainnya
Bab III Hadits-Hadits Menyebutkan Keutamaan Kaum Asy’ariyyah
A. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari Dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
B. Hadits Shahih Riwayat at-Tirmidzi Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
C. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari Dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
D. Hadits Shahih Riwayat al-Bukahri Dan Muslim Dari Sahabat ‘Imran ibn al-Hushain
E. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari Dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa
F. Hadits Shahih Dari Sahabat Abu Umamah
Bab IV Membersihkan Nama al-Imâm Abu al-Hasan al-Asy’ari Dan Ajarannya
A. Kedustaan Kaum Mu’tazilah Dan Kaum Mujassimah terhadap al-Imâm Abu al-Hasan al-Asy’ari
B. Kebencian adz-Dzahabi Terhadap al-Imâm Abu al-Hasan al-Asy’ari Dan KaumAsy’ariyyah
C. Siapakah Ibn Taimiyah?
D. Di Antara Faham Kontroversi Ibn Taimiyah
E. Para Ulama Memerangi Ibn Taimiyah
F. Penilaian adz-Dzahabi Terhadap Ibn Taimiyah
G. Siapakah Ibn Qayyim al-Jawziyyah?
H. Sejarah Ringkas Muhammad ibn Abd al-Wahhab; Perintis gerakan Wahhabiyyah
I. Para Ulama Membantah Membantah Muhammad ibn Abd al-Wahhab
J. Akidah al-Imâm Ahmad ibn Hanbal
K. Ketetapan Takwil Tafshîli Dari Para Ulama Salaf
L. Kebiasaan Kaum Musyabbihah Dalam Melakukan Reduksi Terhadap Karya-Karya Ulama
M. Siapakah ad-Darimi al-Mujassim?
Bab V Tokoh-Tokoh Ahlussunnah Dari Masa Ke Masa
A. Angkatan Pertama
B. Angkatan Ke Dua
C. Angkatan Ke Tiga
D. Angkatan Ke Empat
E. Angkatan Ke Lima
F. Angkatan Ke Enam
G. Angkatan Ke Tujuh
H. Angkatan Ke Delapan
I. Angkatan Ke Sembilan Dan Seterusnya
Penutup

Mengungkap Kebenaran Aqidah Asy'ariyyah


Nama Buku : Mengungkap Kebenaran Aqidah Asy’ariyyah
Penulis : H. Kholilurrohman Abu Fateh, Lc, MA
Tentang : Meluruskan Distorsi Terhadap Abu al-Hasan al-Asy’ari dan Ajarannya
DAFTAR ISI
Bab I Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah
A. Definisi Dan Sejarah Penamaan Ahlussunnah Wal Jama’ah
B. Ahlussunnah Adalah Kelompok Mayoritas Umat Islam
C. Ahlussunnah Adalah Kaum Asy’ariyyah Dan Maturidiyyah
D. Pernyataan Para Ulama Tentang Kebenaran Akidah Asy’ariyyah Sebagai Akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah
Bab II Bukti-Bukti Tekstual Kebenaran Akidah Asy’ariyyah Sebagai Akidah Ahlussunnah,
A. Firman Allah QS. Al Ma’idah
B. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
C. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
D. Hadits Shahih Riwayat Ibn ‘Asakir Dari Sahabat Buraidah
E. Hadits Shahih Riwayat al Bukhari dan Muslim
F. Hadits Shahih Riwayat Muslim dari Aisyah
G. Hadits Shahih Riwayat Ibn ‘Asakir
H. Hadits Dari Sahabat Ali ibn Abi Thalib
I. Dari Pernyataan Para Ahli Hadits Terkemuka; Ali ibn al-Madini, asy-Sya’bi, dan lainnya
J. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari dan Muslim
K. Hadits Shahih Riwayat al-Baihaqi Tentang Kandungan Makna “Hawqalah”
L. Hadits Shahih Riwayat Ahmad, al-Hakim, Dan Lainnya
Bab III Hadits-Hadits Menyebutkan Keutamaan Kaum Asy’ariyyah
A. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari Dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
B. Hadits Shahih Riwayat at-Tirmidzi Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
C. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari Dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari
D. Hadits Shahih Riwayat al-Bukahri Dan Muslim Dari Sahabat ‘Imran ibn al-Hushain
E. Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari Dan Muslim Dari Sahabat Abu Musa
F. Hadits Shahih Dari Sahabat Abu Umamah
Bab IV Membersihkan Nama al-Imâm Abu al-Hasan al-Asy’ari Dan Ajarannya
A. Kedustaan Kaum Mu’tazilah Dan Kaum Mujassimah terhadap al-Imâm Abu al-Hasan al-Asy’ari
B. Kebencian adz-Dzahabi Terhadap al-Imâm Abu al-Hasan al-Asy’ari Dan KaumAsy’ariyyah
C. Siapakah Ibn Taimiyah?
D. Di Antara Faham Kontroversi Ibn Taimiyah
E. Para Ulama Memerangi Ibn Taimiyah
F. Penilaian adz-Dzahabi Terhadap Ibn Taimiyah
G. Siapakah Ibn Qayyim al-Jawziyyah?
H. Sejarah Ringkas Muhammad ibn Abd al-Wahhab; Perintis gerakan Wahhabiyyah
I. Para Ulama Membantah Membantah Muhammad ibn Abd al-Wahhab
J. Akidah al-Imâm Ahmad ibn Hanbal
K. Ketetapan Takwil Tafshîli Dari Para Ulama Salaf
L. Kebiasaan Kaum Musyabbihah Dalam Melakukan Reduksi Terhadap Karya-Karya Ulama
M. Siapakah ad-Darimi al-Mujassim?
Bab V Tokoh-Tokoh Ahlussunnah Dari Masa Ke Masa
A. Angkatan Pertama
B. Angkatan Ke Dua
C. Angkatan Ke Tiga
D. Angkatan Ke Empat
E. Angkatan Ke Lima
F. Angkatan Ke Enam
G. Angkatan Ke Tujuh
H. Angkatan Ke Delapan
I. Angkatan Ke Sembilan Dan Seterusnya
Penutup

Posted at Rabu, Oktober 10, 2012 |  by Admin

1 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.


Judul Buku : Fiqih Puasa Praktis
Penulis : Buya Yahya
Penerbit : Pustaka AL-Bahjah
DAFTAR ISI
Definisi Puasa – 9
Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa – 9
Orang-Orang Yang Boleh Untuk Tidak Berpuasa – 30
Siapa Yang Wajib Mengqodho’ Atau Membayar Fidyah Dari Orang Yang Boleh Meninggalkan Puasa? – 39
Tabel Masalah Qodho’ & Fidyah – 43
Orang Yang Wajib Berpuasa – 45
Niat Di Dalam Puasa – 45

Fiqih Puasa Praktis - Buya Yahya


Judul Buku : Fiqih Puasa Praktis
Penulis : Buya Yahya
Penerbit : Pustaka AL-Bahjah
DAFTAR ISI
Definisi Puasa – 9
Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa – 9
Orang-Orang Yang Boleh Untuk Tidak Berpuasa – 30
Siapa Yang Wajib Mengqodho’ Atau Membayar Fidyah Dari Orang Yang Boleh Meninggalkan Puasa? – 39
Tabel Masalah Qodho’ & Fidyah – 43
Orang Yang Wajib Berpuasa – 45
Niat Di Dalam Puasa – 45

Posted at Rabu, Oktober 10, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.


Judul Buku : Klarifikasi Syubhat Hukum Amalan-Amalan Di Bulan Sya'ban Dan Malam Nisfu Sya'ban
Penulis : Buya Yahya [pengasuh lembaga pengembangan da'wah Al-Bahjah – Cirebon
Tentang :
- Amalan di bulan Sya'ban
- Keutamaan Bulan Sya’ban
- Keutamaan Malam Nishfu Sya’ban
- Amalan yang dianjurkan untuk dilakukan di malam Nishfu Sya’ban
- Sholat Tasbih
- Komentar para ulama tentang malam nisfu sya'ban

Klarifikasi Syubhat Hukum Amalan-Amalan Di Bulan Sya'ban Dan Malam Nisfu Sya'ban


Judul Buku : Klarifikasi Syubhat Hukum Amalan-Amalan Di Bulan Sya'ban Dan Malam Nisfu Sya'ban
Penulis : Buya Yahya [pengasuh lembaga pengembangan da'wah Al-Bahjah – Cirebon
Tentang :
- Amalan di bulan Sya'ban
- Keutamaan Bulan Sya’ban
- Keutamaan Malam Nishfu Sya’ban
- Amalan yang dianjurkan untuk dilakukan di malam Nishfu Sya’ban
- Sholat Tasbih
- Komentar para ulama tentang malam nisfu sya'ban

Posted at Rabu, Oktober 10, 2012 |  by Admin

1 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.

Senin, 01 Oktober 2012


Judul : Kenalilah Aqidahmu 2
Penulis : Habib Mundzir Al Musawa
Penerbit : Nafas & Majelis Rasulullah SAW
Format : PDF file
Halaman : 313 halaman

Format PDF
DOWNLOAD!!

atau

Format CHM (bisa copy paste teks)
DOWNLOAD NOW!!
Buku Kenalilah Aqidahmu 2 adalah kelanjutan dari buku Kenalilah Aqidahmu 1. Melihat animo dan antusiasme pembaca pada buku pertama dan kebutuhan ummat mendapat jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang masalah-masalah keislaman maka diterbitkan buku yang ada di tangan pembaca.
Buku ini membahas masalah khilafiyah, terutama dalam masalah akidah, seperti masalah maulud, tahlil, tawwasul, istighatsah dan beberapa persoalan lain yang sering dianggap sebagai perbuatan syirik oleh kalangan tertentu. Selain itu ada juga pembahasan masalah fikih dan persoalan-persoalan aktual yang dihadapi ummat. Terbitnya buku ini bukan dimaksudkan untuk memperlebar jurang perbedaan antara berbagai pendapat, tapi justru untuk membuka wawasan sehingga kita dapat menghargai perbedaan pendapat yang ada. Lebih jauh lagi agar tercipta ukhuwah Islamiyah yang kita cita-citakan bersama.
Buku ini sangat penting dan perlu untuk menghadapi persoalan-persoalan keagamaan dalam menghadapi hidup yang semakin rumit.

Kenalilah Aqidahmu 2


Judul : Kenalilah Aqidahmu 2
Penulis : Habib Mundzir Al Musawa
Penerbit : Nafas & Majelis Rasulullah SAW
Format : PDF file
Halaman : 313 halaman

Format PDF
DOWNLOAD!!

atau

Format CHM (bisa copy paste teks)
DOWNLOAD NOW!!
Buku Kenalilah Aqidahmu 2 adalah kelanjutan dari buku Kenalilah Aqidahmu 1. Melihat animo dan antusiasme pembaca pada buku pertama dan kebutuhan ummat mendapat jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang masalah-masalah keislaman maka diterbitkan buku yang ada di tangan pembaca.
Buku ini membahas masalah khilafiyah, terutama dalam masalah akidah, seperti masalah maulud, tahlil, tawwasul, istighatsah dan beberapa persoalan lain yang sering dianggap sebagai perbuatan syirik oleh kalangan tertentu. Selain itu ada juga pembahasan masalah fikih dan persoalan-persoalan aktual yang dihadapi ummat. Terbitnya buku ini bukan dimaksudkan untuk memperlebar jurang perbedaan antara berbagai pendapat, tapi justru untuk membuka wawasan sehingga kita dapat menghargai perbedaan pendapat yang ada. Lebih jauh lagi agar tercipta ukhuwah Islamiyah yang kita cita-citakan bersama.
Buku ini sangat penting dan perlu untuk menghadapi persoalan-persoalan keagamaan dalam menghadapi hidup yang semakin rumit.

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

1 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.


فِي بَيَانِ الْمَقَالاَتِ السُّنِّيَّة
Mutiara Berharga Dalam Penjelasan
Makalah-makalah Ahlussunnah

Judul : MASA-IL DINIYYAH
Penyusun : Kholil Abou Fateh
Tahun : 2011
Kompilasi Ebook oleh: M. Luqman Firmansyah
“Ebook ini didedikasikan bagi para pejuang ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah untuk memberantas ajaran Wahabi dan faham-faham menyesatkan lainnya. Halal untuk diperbanyak dengan cara apapun dengan tanpa merubah sedikitpun kandungan dimaksud”
DOWNLOAD EBOOK: (Ada 2 jenis file, yaitu file EXE dan file PDF)
1.File EXE (harus dibuka lewat komputer / laptop)
berikut link downloadnya:
- http://www.mediafire.com/file/d787tgoroulaqug/MASA-IL%20DINIYYAH.exe
ukuran : 2,4 Mb
2. File PDF (selain bisa dibuka di komputer, juga bisa dibuka lewat HP yang support PDF dan Office)
berikut link downloadnya:
- http://www.mediafire.com/file/0jqshtt6t91utdl/MASA-IL%20DINIYYAH.pdf
Ukuran : 1,8 Mb
Ebook ini Terdiri dari 4 Buku yang dijadikan dalam 1 file ebook.
Berikut Index Buku tersebut:
BUKU 1
Bab I Ijtihad Dan Taqlid
Bab II B i d ’ a h
Bab III Tawassul dan tabarruk
Bab IV Ziarah Ke Makam Rasulullah
Bab V Hukum Ikhthilath Antara Kaum Laki-Laki Dan Kaum Perempuan
Bab VI Hukum Berjabat Tangan Antara Laki-Laki Dan Perempuan Dengan Tanpa Penghalang
Bab VII Memakai Hirz Atau Ta'widz
Bab VIII Masalah-Masalah Seputar Shalat Dan Dzikir
Bab IX Membaca Al Qur'an Untuk Mayit
Bab X Membaca “Sayyidina” Ketika Bershalawat Atas Nabi
BUKU 2 :
Bab I Tanzih (Salah Satu Pilar 'Aqidah Islam)
Bab II Ayat-Ayat Muhkamat Dan Mutasyabihat
Bab III Kenabian Dan Kerasulan Adam 'Alayhissalam
Bab IV Berdzikir Dengan Benar
Bab V Beberapa Kesalahan Dalam Melafalkan Dzikir
Bab VI Dzikir Dengan Menyebut Lafazh Al Jalalah ( الله ) Saja
Bab VII Membaca Shalawat Nabi Sesudah Adzan Dengan Suara Yang Keras
Bab VIII Peringatan Maulid Nabi
Bab IX Tashawwuf Yang Sesungguhnya
Bab X Aurat Perempuan Adalah Seluruh Tubuhnya Selain Muka Dan KeduaTelapak Tangan
BUKU 3 :
Bab I
Kehujjahan Ijma'
Bab II
Perempuan Yang Melakukan Safar (Bepergian Jauh)
Bab III Talqin
Bab IV Masalah Bangunan Kuburan Dan Ziarah Kubur
Bab V Sholat Di Kuburan Dan Sholat Di Masjid Yang Ada Kuburannya
Bab VI Bermain Rebana
Bab VII Mencium Tangan Orang Saleh Dan Berdiri Untuk Menghormat Kedatangan Seorang Muslim
Bab VIII Isbal
Bab IX Masalah-Masalah Seputar Sholat
Bab X Qadla' Sholat
Bab I A'zham Huquqillah 'Ala 'Ibaadihi (Hak Allah Yang Paling Agung Atas Para Hamba-Nya)
Bab II Nikah Beda Agama
Bab III an-Nubuwwah
Bab IV Dzikrullah
Bab V Penjelasan Kesepakatan Ulama Tentang Kebolehan Memakai Perhiasan Bagi Kaum Perempuan
Bab VI Beberapa Masalah Seputar Zakat
Bab VII Aurat Perempuan
Bab VIII Suara Perempuan Bukan Aurat
Bab IX Hukum Memakai Minyak Wangi Dan Berhias Bagi Perempuan
Bab X Menutup Aurat Dengan Pakaian Ketat
Kunjungi link dibawah ini:
http://allahadatanpatempat.wordpress.com/
http://www.facebook.com/pages/AQIDAH-AHLUSSUNNAH-ALLAH-ADA-TANPA-TEMPAT/351534640896
Silahkan disebarkan!!!

Masail Diniyyah


فِي بَيَانِ الْمَقَالاَتِ السُّنِّيَّة
Mutiara Berharga Dalam Penjelasan
Makalah-makalah Ahlussunnah

Judul : MASA-IL DINIYYAH
Penyusun : Kholil Abou Fateh
Tahun : 2011
Kompilasi Ebook oleh: M. Luqman Firmansyah
“Ebook ini didedikasikan bagi para pejuang ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah untuk memberantas ajaran Wahabi dan faham-faham menyesatkan lainnya. Halal untuk diperbanyak dengan cara apapun dengan tanpa merubah sedikitpun kandungan dimaksud”
DOWNLOAD EBOOK: (Ada 2 jenis file, yaitu file EXE dan file PDF)
1.File EXE (harus dibuka lewat komputer / laptop)
berikut link downloadnya:
- http://www.mediafire.com/file/d787tgoroulaqug/MASA-IL%20DINIYYAH.exe
ukuran : 2,4 Mb
2. File PDF (selain bisa dibuka di komputer, juga bisa dibuka lewat HP yang support PDF dan Office)
berikut link downloadnya:
- http://www.mediafire.com/file/0jqshtt6t91utdl/MASA-IL%20DINIYYAH.pdf
Ukuran : 1,8 Mb
Ebook ini Terdiri dari 4 Buku yang dijadikan dalam 1 file ebook.
Berikut Index Buku tersebut:
BUKU 1
Bab I Ijtihad Dan Taqlid
Bab II B i d ’ a h
Bab III Tawassul dan tabarruk
Bab IV Ziarah Ke Makam Rasulullah
Bab V Hukum Ikhthilath Antara Kaum Laki-Laki Dan Kaum Perempuan
Bab VI Hukum Berjabat Tangan Antara Laki-Laki Dan Perempuan Dengan Tanpa Penghalang
Bab VII Memakai Hirz Atau Ta'widz
Bab VIII Masalah-Masalah Seputar Shalat Dan Dzikir
Bab IX Membaca Al Qur'an Untuk Mayit
Bab X Membaca “Sayyidina” Ketika Bershalawat Atas Nabi
BUKU 2 :
Bab I Tanzih (Salah Satu Pilar 'Aqidah Islam)
Bab II Ayat-Ayat Muhkamat Dan Mutasyabihat
Bab III Kenabian Dan Kerasulan Adam 'Alayhissalam
Bab IV Berdzikir Dengan Benar
Bab V Beberapa Kesalahan Dalam Melafalkan Dzikir
Bab VI Dzikir Dengan Menyebut Lafazh Al Jalalah ( الله ) Saja
Bab VII Membaca Shalawat Nabi Sesudah Adzan Dengan Suara Yang Keras
Bab VIII Peringatan Maulid Nabi
Bab IX Tashawwuf Yang Sesungguhnya
Bab X Aurat Perempuan Adalah Seluruh Tubuhnya Selain Muka Dan KeduaTelapak Tangan
BUKU 3 :
Bab I
Kehujjahan Ijma'
Bab II
Perempuan Yang Melakukan Safar (Bepergian Jauh)
Bab III Talqin
Bab IV Masalah Bangunan Kuburan Dan Ziarah Kubur
Bab V Sholat Di Kuburan Dan Sholat Di Masjid Yang Ada Kuburannya
Bab VI Bermain Rebana
Bab VII Mencium Tangan Orang Saleh Dan Berdiri Untuk Menghormat Kedatangan Seorang Muslim
Bab VIII Isbal
Bab IX Masalah-Masalah Seputar Sholat
Bab X Qadla' Sholat
Bab I A'zham Huquqillah 'Ala 'Ibaadihi (Hak Allah Yang Paling Agung Atas Para Hamba-Nya)
Bab II Nikah Beda Agama
Bab III an-Nubuwwah
Bab IV Dzikrullah
Bab V Penjelasan Kesepakatan Ulama Tentang Kebolehan Memakai Perhiasan Bagi Kaum Perempuan
Bab VI Beberapa Masalah Seputar Zakat
Bab VII Aurat Perempuan
Bab VIII Suara Perempuan Bukan Aurat
Bab IX Hukum Memakai Minyak Wangi Dan Berhias Bagi Perempuan
Bab X Menutup Aurat Dengan Pakaian Ketat
Kunjungi link dibawah ini:
http://allahadatanpatempat.wordpress.com/
http://www.facebook.com/pages/AQIDAH-AHLUSSUNNAH-ALLAH-ADA-TANPA-TEMPAT/351534640896
Silahkan disebarkan!!!

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.




DURUUSUL AQAAIDID DIINIYYAH

(Pokok-Pokok Aqidah Islam ala Ahli Sunnah Wal Jama'ah Jilid 1)

Penulis : Abdur Rahman bin Saqqaf bin Husain As-Saqaf Al-Alawi Al-Husaini
Terjemah Oleh: Abul Hiyadh
Penerbit : TB. Mahkota, Surabaya

Link Download : DURUUSUL AQAAIDID DIINIYYAH.Pdf

Duruusul Aqaaidid Diiniyyah Jilid 1




DURUUSUL AQAAIDID DIINIYYAH

(Pokok-Pokok Aqidah Islam ala Ahli Sunnah Wal Jama'ah Jilid 1)

Penulis : Abdur Rahman bin Saqqaf bin Husain As-Saqaf Al-Alawi Al-Husaini
Terjemah Oleh: Abul Hiyadh
Penerbit : TB. Mahkota, Surabaya

Link Download : DURUUSUL AQAAIDID DIINIYYAH.Pdf

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

2 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.

مولد الضياء اللامع

الضياء اللامع بذكر مولد النبي الشافع

Maulid Adh-Dhiyaul Lami'
Karangan: Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidh

بسم الله الر حمن الر حيم
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد حَبِيبِكَ الشَّافِعِ الْمُشَفَّع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد أَ عْلَى الْوَ رَ ي رُ تْبَةً وَ أَرْ فَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد أَسْمَى الْبَرَ ايَا جَاهًا وَ أَوْ سَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَ اسْلُكْ بِنَا رَ بِّ خَيْرَ مَهْيَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَ عَافِنَا وَ اشْفِ كُلَّ مُوْ جَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَ أَصْلِحِ الْقَلْبَ وَ اعْفُ وَ نْفَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَا كْفِ الْمُعَادِي وَ اصْرِفْهُ وَرْدَ ع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد نَحُلُّ فِي حِصْنِكَ الْمُمَنَّع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد رَ بِّ ارْ ضَ عَنَّا رِ ضَاكَ اْلأَ رْ فَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَ اجْعَلْ لَنَا فِي الْجِنَانِ مَجْمَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد رَ افِقْ بِنَا خَيْرَ خَلْقِكَ اجْمَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد يَا رَ بِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَ سَلِّمْ

= = =
اللهـم صـل وسـلم وبارك علـيه وعلـى آلـه


DOWNLOAD NOW!!
(File PDF , 363 Kb)


Maulid Adh-Dhiya-ul Lami'

مولد الضياء اللامع

الضياء اللامع بذكر مولد النبي الشافع

Maulid Adh-Dhiyaul Lami'
Karangan: Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidh

بسم الله الر حمن الر حيم
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد حَبِيبِكَ الشَّافِعِ الْمُشَفَّع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد أَ عْلَى الْوَ رَ ي رُ تْبَةً وَ أَرْ فَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد أَسْمَى الْبَرَ ايَا جَاهًا وَ أَوْ سَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَ اسْلُكْ بِنَا رَ بِّ خَيْرَ مَهْيَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَ عَافِنَا وَ اشْفِ كُلَّ مُوْ جَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَ أَصْلِحِ الْقَلْبَ وَ اعْفُ وَ نْفَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَا كْفِ الْمُعَادِي وَ اصْرِفْهُ وَرْدَ ع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد نَحُلُّ فِي حِصْنِكَ الْمُمَنَّع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد رَ بِّ ارْ ضَ عَنَّا رِ ضَاكَ اْلأَ رْ فَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَ اجْعَلْ لَنَا فِي الْجِنَانِ مَجْمَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد رَ افِقْ بِنَا خَيْرَ خَلْقِكَ اجْمَع
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد يَا رَ بِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَ سَلِّمْ

= = =
اللهـم صـل وسـلم وبارك علـيه وعلـى آلـه


DOWNLOAD NOW!!
(File PDF , 363 Kb)


Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.




Judul : SYI'AH IMAMIYAH, Ideologi dan Ajarannya
Oleh: Muhammad Idrus Ramli
Format : PDF
Ukuran : 8,3 MB
Jumlah halaman: 73 hal.

Secara etimologi, kata "asy-Syi'ah" berarti pengikut atau pendukung.
Secara terminologis Syi'ah berarti orang-orang yang mendukung Sayyidina Ali secara khusus, dan berpendapat bahwa hanya Sayyidina Ali saja lah yang berhak menjadi khalifah dengan ketetapan nash dan wasiat dari Rasulullah SAW, baik secara tersurat maupun tersirat. Mereka berkeyakinan bahwa hak imamah (menjadi pemimpin umat islam) tidak keluar dari keturunan Ali. Apabila imamah ternyata tidak dalam genggaman keturunan Sayyidina Ali, berarti ada kezaliman dari pihak lain, atau imam yang berhak sedang menerapkan konsep taqiyyah.

Syi'ah sebagai sebuah pemikiran dan ideologi tidak lahir secara instan, akan tetapi lahir melalui proses waktu dan fase sejarah yang cukup panjang.
Namun harus diakui, bahwa permulaan ideologi dan prinsip-prinsip mendasar ajaran Syi'ah dimulai dari kaum Saba'iyah yang mengadopsi ajaran Yahudi berdasarkan pengakuan kitab-kitab Syi'ah sendiri.

Ebook ini disusun berdasarkan album presentasi yang dipublikasikan oleh Ust. Muh. Idrus Ramli di facebook di :



 
 (File PDF, Size: 8,3 MB)


Syi'ah Imamiyah, Ideologi dan Ajarannya




Judul : SYI'AH IMAMIYAH, Ideologi dan Ajarannya
Oleh: Muhammad Idrus Ramli
Format : PDF
Ukuran : 8,3 MB
Jumlah halaman: 73 hal.

Secara etimologi, kata "asy-Syi'ah" berarti pengikut atau pendukung.
Secara terminologis Syi'ah berarti orang-orang yang mendukung Sayyidina Ali secara khusus, dan berpendapat bahwa hanya Sayyidina Ali saja lah yang berhak menjadi khalifah dengan ketetapan nash dan wasiat dari Rasulullah SAW, baik secara tersurat maupun tersirat. Mereka berkeyakinan bahwa hak imamah (menjadi pemimpin umat islam) tidak keluar dari keturunan Ali. Apabila imamah ternyata tidak dalam genggaman keturunan Sayyidina Ali, berarti ada kezaliman dari pihak lain, atau imam yang berhak sedang menerapkan konsep taqiyyah.

Syi'ah sebagai sebuah pemikiran dan ideologi tidak lahir secara instan, akan tetapi lahir melalui proses waktu dan fase sejarah yang cukup panjang.
Namun harus diakui, bahwa permulaan ideologi dan prinsip-prinsip mendasar ajaran Syi'ah dimulai dari kaum Saba'iyah yang mengadopsi ajaran Yahudi berdasarkan pengakuan kitab-kitab Syi'ah sendiri.

Ebook ini disusun berdasarkan album presentasi yang dipublikasikan oleh Ust. Muh. Idrus Ramli di facebook di :



 
 (File PDF, Size: 8,3 MB)


Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.

Judul : BAHAYA HIZBUT TAHRIR
Format File: PDF
Size: 392 KB


Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Buku ini sangat penting untuk dibaca, terutama oleh para aktivis dakwah di kampus-kampus, di berbagai oranisasi Islam maupun di masjid-masjid serta khalayak umum. Tujuan penerbitan buku ini bukan hendak menumbuhkan perpecahan, justru sebaliknya untuk menyatukan umat Islam dalam barisan aqidah yang lurus  sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alayhi wasallam.


Ibarat sebuah anggota tubuh yang terkena penyakit menjalar dan diputuskan oleh dokter tidak ada obat yang dapat menyembuhkannya selain amputasi, maka tidak ada pilihan lain kecuali memotong anggota tersebut. Atau ibarat sekeranjang buah-buahan, satu di antaranya ada yang busuk dan jika dibiarkan akan menjalar dan merusak yang lainnya, maka tidak ada alasan untuk tidak membuang buah yang hanya satu tersebut.

Di antara keistimewaan syari'at Islam di banding agama lain ialah adanya sanad atau mata rantai yang bersambung hingga pembawa syari'at itu sendiri; Rasulullah. Karena itulah munculnya faham-faham menyimpang yang dapat menyesatkan umat Islam sangat kecil kemungkinannya untuk tidak terdeteksi. Sanad inilah yang kemudian menjadi tradisi di kalangan Ahlussunnah untuk selalu dilestarikan, karena dengan terus membudayakannya akan terjamin kemurnian ajaran agama Allah ini.

Hizbut Tahrir tidak memiliki ini, akibatnya menjadi fatal. Sekian banyak hadits mereka pahami sendiri secara asal-asalan tanpa disesuaikan dengan konteks pembicaraannya serta hadits-hadits lain yang terkait. Akibatnya pemahaman mereka berseberangan dengan apa yang selama ini dipahami oleh mayoritas umat Islam. Hanya dengan alasan tidak ada khilafah Islamiyah misalnya, mereka kemudian menafikan adanya syari'at bahkan menafikan adanya Islam. Seringkali terdengar propaganda mereka yang menyesatkan: "Tidak ada syari'at tanpa khilafah Islamiyah" atau "Tidak ada Islam tanpa khilafah Islamiyah". Artinya, menurut paham mereka keberadaan Islam di masa sekarang ini telah
tiada secara mutlak.

Buku ini mengungkap hal-hal yang menjadi keyakinan dasar Hizbut Tahrir, sekaligus mengungkap pemahaman sebenarnya tentang makna-makna hadits yang seringkali diselewengkan oleh mereka. Tentunya makna-makna hadits yang dikutip di sini diintisarikan dari kitab-kitab yang mu'tabar di kalangan Ahlussunnah.

Bahaya Hizbut Tahrir

Judul : BAHAYA HIZBUT TAHRIR
Format File: PDF
Size: 392 KB


Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Buku ini sangat penting untuk dibaca, terutama oleh para aktivis dakwah di kampus-kampus, di berbagai oranisasi Islam maupun di masjid-masjid serta khalayak umum. Tujuan penerbitan buku ini bukan hendak menumbuhkan perpecahan, justru sebaliknya untuk menyatukan umat Islam dalam barisan aqidah yang lurus  sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alayhi wasallam.


Ibarat sebuah anggota tubuh yang terkena penyakit menjalar dan diputuskan oleh dokter tidak ada obat yang dapat menyembuhkannya selain amputasi, maka tidak ada pilihan lain kecuali memotong anggota tersebut. Atau ibarat sekeranjang buah-buahan, satu di antaranya ada yang busuk dan jika dibiarkan akan menjalar dan merusak yang lainnya, maka tidak ada alasan untuk tidak membuang buah yang hanya satu tersebut.

Di antara keistimewaan syari'at Islam di banding agama lain ialah adanya sanad atau mata rantai yang bersambung hingga pembawa syari'at itu sendiri; Rasulullah. Karena itulah munculnya faham-faham menyimpang yang dapat menyesatkan umat Islam sangat kecil kemungkinannya untuk tidak terdeteksi. Sanad inilah yang kemudian menjadi tradisi di kalangan Ahlussunnah untuk selalu dilestarikan, karena dengan terus membudayakannya akan terjamin kemurnian ajaran agama Allah ini.

Hizbut Tahrir tidak memiliki ini, akibatnya menjadi fatal. Sekian banyak hadits mereka pahami sendiri secara asal-asalan tanpa disesuaikan dengan konteks pembicaraannya serta hadits-hadits lain yang terkait. Akibatnya pemahaman mereka berseberangan dengan apa yang selama ini dipahami oleh mayoritas umat Islam. Hanya dengan alasan tidak ada khilafah Islamiyah misalnya, mereka kemudian menafikan adanya syari'at bahkan menafikan adanya Islam. Seringkali terdengar propaganda mereka yang menyesatkan: "Tidak ada syari'at tanpa khilafah Islamiyah" atau "Tidak ada Islam tanpa khilafah Islamiyah". Artinya, menurut paham mereka keberadaan Islam di masa sekarang ini telah
tiada secara mutlak.

Buku ini mengungkap hal-hal yang menjadi keyakinan dasar Hizbut Tahrir, sekaligus mengungkap pemahaman sebenarnya tentang makna-makna hadits yang seringkali diselewengkan oleh mereka. Tentunya makna-makna hadits yang dikutip di sini diintisarikan dari kitab-kitab yang mu'tabar di kalangan Ahlussunnah.

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

1 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.



 KUMPULAN BAHTSUL MASAIL SERI 1
 Koleksi Bahtsul Masail ini dirangkum dan dikompilasi menjadi satu dari sumber situs seperti www.kumpulanhasilbahtsulmasail.co.cc , www.pesantrenvirtual.com , www.ppalanwar.com , dan situs lain.
 Ebook ini di kompilasi oleh "ASHHABUR RO'YI PRESS" ( http://ashhabur-royi.blogspot.com)
*AR Press hanya sebatas mengkompilasi.






KUMPULAN BAHTSUL MASAIL SERI 2
Koleksi Bahtsul Masail yang dimiliki oleh KH. A. Masduqi Machfudh, termasuk arsip Kolom Bahtsul Masail dari majalah PWNU Jawa Timur Aula, Bahtsul Masail Wilayah (PWNU) Jawa Timur, dan Bahtsul Masail pada muktamar maupun pra-muktamar NU.  Kumpulan Bahtsul Masail ini di ambil dari situs Pondok Pesantren Nurul Huda Salafiyah Syafi'iyyah :
 Ebook ini di kompilasi oleh "ASHHABUR RO'YI PRESS"( http://ashhabur-royi.blogspot.com)
*AR Press hanya sebatas mengkompilasi.
  



KUMPULAN BAHTSUL MASAIL SERI 3
 Koleksi Bahtsul Masail ini dirangkum dan dikompilasi menjadi satu dari sumber situs  Pondok Pesantren Sidogiri. Alamat : Desa Sidogiri Kraton Pasuruan Jawa Timur, yaitu www.sidogiri.net.
 Ebook ini di kompilasi oleh "ASHHABUR RO'YI PRESS" (http://ashhabur-royi.blogspot.com)
*AR Press hanya sebatas mengkompilasi.

Kumpulan Bahtsul Masail



 KUMPULAN BAHTSUL MASAIL SERI 1
 Koleksi Bahtsul Masail ini dirangkum dan dikompilasi menjadi satu dari sumber situs seperti www.kumpulanhasilbahtsulmasail.co.cc , www.pesantrenvirtual.com , www.ppalanwar.com , dan situs lain.
 Ebook ini di kompilasi oleh "ASHHABUR RO'YI PRESS" ( http://ashhabur-royi.blogspot.com)
*AR Press hanya sebatas mengkompilasi.






KUMPULAN BAHTSUL MASAIL SERI 2
Koleksi Bahtsul Masail yang dimiliki oleh KH. A. Masduqi Machfudh, termasuk arsip Kolom Bahtsul Masail dari majalah PWNU Jawa Timur Aula, Bahtsul Masail Wilayah (PWNU) Jawa Timur, dan Bahtsul Masail pada muktamar maupun pra-muktamar NU.  Kumpulan Bahtsul Masail ini di ambil dari situs Pondok Pesantren Nurul Huda Salafiyah Syafi'iyyah :
 Ebook ini di kompilasi oleh "ASHHABUR RO'YI PRESS"( http://ashhabur-royi.blogspot.com)
*AR Press hanya sebatas mengkompilasi.
  



KUMPULAN BAHTSUL MASAIL SERI 3
 Koleksi Bahtsul Masail ini dirangkum dan dikompilasi menjadi satu dari sumber situs  Pondok Pesantren Sidogiri. Alamat : Desa Sidogiri Kraton Pasuruan Jawa Timur, yaitu www.sidogiri.net.
 Ebook ini di kompilasi oleh "ASHHABUR RO'YI PRESS" (http://ashhabur-royi.blogspot.com)
*AR Press hanya sebatas mengkompilasi.

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

4 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.



Kepribadian dan Budi Pekerti Rasulullah saw.
Muhammad bin `Isa bin Saurah bin Musa bin ad-Dhahhak as-Sulami.
(Imam at-Tirmidzi)

Judul : ASY-SYAMA-IL MUHAMMAD
Pengarang : Imam At-Tirmidzi

Format file: PDF
Ukuran: 121 Kb
Bahasa : Indonesia

Silahkan Download!!


Sumber : www.alkisah.web.id

Terjemah Syamail Muhammad SAW



Kepribadian dan Budi Pekerti Rasulullah saw.
Muhammad bin `Isa bin Saurah bin Musa bin ad-Dhahhak as-Sulami.
(Imam at-Tirmidzi)

Judul : ASY-SYAMA-IL MUHAMMAD
Pengarang : Imam At-Tirmidzi

Format file: PDF
Ukuran: 121 Kb
Bahasa : Indonesia

Silahkan Download!!


Sumber : www.alkisah.web.id

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.



E-book ini berisi wirid Ratib Al-Haddad. Ratib Al-Haddad ini mengambil nama penyusunnya, yaitu Imam Abdullah bin Alawi Al-Haddad, seorang pembaharu Islam (mujaddid) yang terkenal. Daripada doa-doa dan zikir-zikir karangan beliau, Ratib Al-Haddad lah yang paling terkenal dan masyhur. Ratib yang bergelar Al-Ratib Al-Syahir (Ratib Yang Termasyhur) disusun berdasarkan inspirasi, pada malam Lailatul Qadar 27 Ramadhan 1071 Hijriyah (bersamaan 26 Mei 1661).

Ratib ini disusun bagi menunaikan permintaan salah seorang murid beliau, ‘Amir dari keluarga Bani Sa’d yang tinggal di sebuah kampung di Shibam, Hadhramaut. Tujuan ‘Amir membuat permintaan tersebut ialah bagi mengadakan suatu wirid dan zikir untuk amalan penduduk kampungnya agar mereka dapat mempertahan dan menyelamatkan diri daripada ajaran sesat yang sedang melanda Hadhramaut ketika itu.

Pertama kalinya Ratib ini dibaca ialah di kampung ‘Amir sendiri, iaitu di kota Shibam setelah mendapat izin dan ijazah daripada Al-Imam Abdullah Al-Haddad sendiri. Selepas itu Ratib ini dibaca di Masjid Al-Imam Al-Haddad di Al-Hawi, Tarim dalam tahun 1072 Hijriah bersamaan tahun 1661 Masehi. Pada kebiasaannya ratib ini dibaca berjamaah bersama doa dan nafalnya, setelah solat Isya’. Pada bulan Ramadhan ia dibaca sebelum solat Isya’ bagi mengelakkan kesempitan waktu untuk menunaikan solat Tarawih. Mengikut Imam Al-Haddad di kawasan-kawasan di mana Ratib al-Haddad ini diamalkan, dengan izin Allah kawasan-kawasan tersebut selamat dipertahankan daripada pengaruh sesat tersebut.

Apabila Imam Al-Haddad berangkat menunaikan ibadah Haji, Ratib Al-Haddad pun mula dibaca di Makkah dan Madinah. Sehingga hari ini Ratib berkenaan dibaca setiap malam di Bab al-Safa di Makkah dan Bab al-Rahmah di Madinah. Habib Ahmad bin Zain Al-Habsyi pernah menyatakan bahawa sesiapa yang membaca Ratib Al-Haddad dengan penuh keyakinan dan iman dengan terus membaca “ La ilaha illallah” hingga seratus kali (walaupun pada kebiasaannya dibaca lima puluh kali), ia mungkin dikurniakan dengan pengalaman yang di luar dugaannya.

Beberapa kebezaan boleh didapati di dalam beberapa cetakan ratib Haddad ini terutama selepas Fatihah yang terakhir. Beberapa doa ditambah oleh pembacanya. Al Marhum Al-Habib Ahmad Masyhur bin Taha Al-Haddad memberi ijazah untuk membaca Ratib ini dan menyarankannya dibaca pada masa–masa yang lain daripada yang tersebut di atas juga di masa keperluan dan kesulitan. Mudah-mudahan sesiapa yang membaca ratib ini diselamatkan Allah daripada bahaya dan kesusahan. Ameen.

Ketahuilah bahawa setiap ayat, doa, dan nama Allah yang disebutkan di dalam ratib ini telah dipetik daripada Al-Quran dan hadith Rasulullah S.A.W. Terjemahan yang dibuat di dalam ratib ini, adalah secara ringkas. Bilangan bacaan setiap doa dibuat sebanyak tiga kali, kerana ia adalah bilangan ganjil (witir). Ini ialah berdasarkan saranan Imam Al-Haddad sendiri. Beliau menyusun zikir-zikir yang pendek yang dibaca berulang kali, dan dengan itu memudahkan pembacanya. Zikir yang pendek ini, jika dibuat selalu secara istiqamah, adalah lebih baik daripada zikir panjang yang dibuat secara berkala atau cuai[1]. Ratib ini berbeza daripada ratib-ratib yang lain susunan Imam Al-Haddad kerana ratib Al-Haddad ini disusun untuk dibaca lazimnya oleh kumpulan atau jamaah.

Berikut ini ada beberapa alternatif untuk Download, Silahkan pilih:

1. Ratib Al-Haddad + Terjemahan Bahasa Indonesia (PDF) , KLIK DISINI!

2. Ratib Al-Haddad Full Bahasa Arab (PDF), KLIK DISINI!

3. Dzikir Ratib Al-Haddad 1.0 (Format Java Application, Demo Version), KLIK DISINI!

Ratib Al-Haddad



E-book ini berisi wirid Ratib Al-Haddad. Ratib Al-Haddad ini mengambil nama penyusunnya, yaitu Imam Abdullah bin Alawi Al-Haddad, seorang pembaharu Islam (mujaddid) yang terkenal. Daripada doa-doa dan zikir-zikir karangan beliau, Ratib Al-Haddad lah yang paling terkenal dan masyhur. Ratib yang bergelar Al-Ratib Al-Syahir (Ratib Yang Termasyhur) disusun berdasarkan inspirasi, pada malam Lailatul Qadar 27 Ramadhan 1071 Hijriyah (bersamaan 26 Mei 1661).

Ratib ini disusun bagi menunaikan permintaan salah seorang murid beliau, ‘Amir dari keluarga Bani Sa’d yang tinggal di sebuah kampung di Shibam, Hadhramaut. Tujuan ‘Amir membuat permintaan tersebut ialah bagi mengadakan suatu wirid dan zikir untuk amalan penduduk kampungnya agar mereka dapat mempertahan dan menyelamatkan diri daripada ajaran sesat yang sedang melanda Hadhramaut ketika itu.

Pertama kalinya Ratib ini dibaca ialah di kampung ‘Amir sendiri, iaitu di kota Shibam setelah mendapat izin dan ijazah daripada Al-Imam Abdullah Al-Haddad sendiri. Selepas itu Ratib ini dibaca di Masjid Al-Imam Al-Haddad di Al-Hawi, Tarim dalam tahun 1072 Hijriah bersamaan tahun 1661 Masehi. Pada kebiasaannya ratib ini dibaca berjamaah bersama doa dan nafalnya, setelah solat Isya’. Pada bulan Ramadhan ia dibaca sebelum solat Isya’ bagi mengelakkan kesempitan waktu untuk menunaikan solat Tarawih. Mengikut Imam Al-Haddad di kawasan-kawasan di mana Ratib al-Haddad ini diamalkan, dengan izin Allah kawasan-kawasan tersebut selamat dipertahankan daripada pengaruh sesat tersebut.

Apabila Imam Al-Haddad berangkat menunaikan ibadah Haji, Ratib Al-Haddad pun mula dibaca di Makkah dan Madinah. Sehingga hari ini Ratib berkenaan dibaca setiap malam di Bab al-Safa di Makkah dan Bab al-Rahmah di Madinah. Habib Ahmad bin Zain Al-Habsyi pernah menyatakan bahawa sesiapa yang membaca Ratib Al-Haddad dengan penuh keyakinan dan iman dengan terus membaca “ La ilaha illallah” hingga seratus kali (walaupun pada kebiasaannya dibaca lima puluh kali), ia mungkin dikurniakan dengan pengalaman yang di luar dugaannya.

Beberapa kebezaan boleh didapati di dalam beberapa cetakan ratib Haddad ini terutama selepas Fatihah yang terakhir. Beberapa doa ditambah oleh pembacanya. Al Marhum Al-Habib Ahmad Masyhur bin Taha Al-Haddad memberi ijazah untuk membaca Ratib ini dan menyarankannya dibaca pada masa–masa yang lain daripada yang tersebut di atas juga di masa keperluan dan kesulitan. Mudah-mudahan sesiapa yang membaca ratib ini diselamatkan Allah daripada bahaya dan kesusahan. Ameen.

Ketahuilah bahawa setiap ayat, doa, dan nama Allah yang disebutkan di dalam ratib ini telah dipetik daripada Al-Quran dan hadith Rasulullah S.A.W. Terjemahan yang dibuat di dalam ratib ini, adalah secara ringkas. Bilangan bacaan setiap doa dibuat sebanyak tiga kali, kerana ia adalah bilangan ganjil (witir). Ini ialah berdasarkan saranan Imam Al-Haddad sendiri. Beliau menyusun zikir-zikir yang pendek yang dibaca berulang kali, dan dengan itu memudahkan pembacanya. Zikir yang pendek ini, jika dibuat selalu secara istiqamah, adalah lebih baik daripada zikir panjang yang dibuat secara berkala atau cuai[1]. Ratib ini berbeza daripada ratib-ratib yang lain susunan Imam Al-Haddad kerana ratib Al-Haddad ini disusun untuk dibaca lazimnya oleh kumpulan atau jamaah.

Berikut ini ada beberapa alternatif untuk Download, Silahkan pilih:

1. Ratib Al-Haddad + Terjemahan Bahasa Indonesia (PDF) , KLIK DISINI!

2. Ratib Al-Haddad Full Bahasa Arab (PDF), KLIK DISINI!

3. Dzikir Ratib Al-Haddad 1.0 (Format Java Application, Demo Version), KLIK DISINI!

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

1 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.





TEKS ARAB DAN ARTI AL-WIRDUL LATHIF
Dikir untuk dibaca diwaktu pagi dan sore dilengkapi dengan petunjuk Rasulullah SAW.
HUJJATUL ISLAM AL IMAM ABDULLAH BIN ALWIALHADDAD
Terjemah Oleh : Alhabib Munzir Almusawa
 
Beliau (الحداد) adalah seorang pakar hadits termasyhur dan telah mencapai gelar Hujjatul Islam, dan
gelar hujjatul islam hanya diberikan pada mereka yg telah hafal 300.000 hadits berikut sanad
dan hukum matannya.
Kami berikan 2 file sekaligus berupa:
1. Teks Arab dan Terjemahan , format PDF
2. Teks Arab, format Word

Silahkan download dibawah ini:


( File PDF , 245 KB )

atau 

Wirdul Lathif Imam Al-Haddad





TEKS ARAB DAN ARTI AL-WIRDUL LATHIF
Dikir untuk dibaca diwaktu pagi dan sore dilengkapi dengan petunjuk Rasulullah SAW.
HUJJATUL ISLAM AL IMAM ABDULLAH BIN ALWIALHADDAD
Terjemah Oleh : Alhabib Munzir Almusawa
 
Beliau (الحداد) adalah seorang pakar hadits termasyhur dan telah mencapai gelar Hujjatul Islam, dan
gelar hujjatul islam hanya diberikan pada mereka yg telah hafal 300.000 hadits berikut sanad
dan hukum matannya.
Kami berikan 2 file sekaligus berupa:
1. Teks Arab dan Terjemahan , format PDF
2. Teks Arab, format Word

Silahkan download dibawah ini:


( File PDF , 245 KB )

atau 

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.


Aswaja An-Nahdliyah, Ajaran Ahlussunnah Wa Al-Jama’ah yang berlaku di lingkungan NU
Oleh: Tim PWNU Jawa Timur

Isi: 64 halaman

Buku "Aswaja An-Nahdlilyah" berisi seputar penjelasan mengenai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang berlaku di lingkungan Nahdlatul Ulama. Hal itu dinilai sangat penting untuk memberikan arahan kepada seluruh jamaah dan pengurus NU tentang pemahaman Aswaja yang benar menurut NU, mengingat belakangan banyak aliran baru yang mengaku sebagai penganut Aswaja, namun amaliahnya jauh berbeda.

Buku ini berisi 9 bab: 
Bab 1 : Mukadimah, 
Bab 2 : Sumber ajaran aswaja an-nahdliyah,
Bab 3 : Aqidah aswaja an-nahdliyah, 
Bab 4 : Asyari’ah aswaja an-nahdliyah, 
Bab 5 : Mengenai tasawuf aswaja an-nahdliyah, 
Bab 6 : Mengulas tradisi dan budaya, 
Bab 7 : Kemasyarakatan, 
Bab 8 : Masalah kebangsaan dan kenegaraan, 
Bab 9 : Khatimah (penutup).

Buku berukuran 12cm x 18 cm dengan tebal 64 halaman itu saat ini sudah bisa dinikmati pembaca dengan versi digital (ebook). Alhamdulillah Buku ini telah selesai dikompilasi menjadi sebuah ebook PDF berkapasitas 11 MB oleh rekan kami Ashhabur Ro'yi Press .

DOWNLOAD


*) Bagi anda yang ingin memiliki buku aslinya bisa didapatkan di toko-toko buku agama terdekat di kota anda dengan harga kisaran dibawah sepuluh ribu rupiah.

Aswaja An-Nahdliyah


Aswaja An-Nahdliyah, Ajaran Ahlussunnah Wa Al-Jama’ah yang berlaku di lingkungan NU
Oleh: Tim PWNU Jawa Timur

Isi: 64 halaman

Buku "Aswaja An-Nahdlilyah" berisi seputar penjelasan mengenai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang berlaku di lingkungan Nahdlatul Ulama. Hal itu dinilai sangat penting untuk memberikan arahan kepada seluruh jamaah dan pengurus NU tentang pemahaman Aswaja yang benar menurut NU, mengingat belakangan banyak aliran baru yang mengaku sebagai penganut Aswaja, namun amaliahnya jauh berbeda.

Buku ini berisi 9 bab: 
Bab 1 : Mukadimah, 
Bab 2 : Sumber ajaran aswaja an-nahdliyah,
Bab 3 : Aqidah aswaja an-nahdliyah, 
Bab 4 : Asyari’ah aswaja an-nahdliyah, 
Bab 5 : Mengenai tasawuf aswaja an-nahdliyah, 
Bab 6 : Mengulas tradisi dan budaya, 
Bab 7 : Kemasyarakatan, 
Bab 8 : Masalah kebangsaan dan kenegaraan, 
Bab 9 : Khatimah (penutup).

Buku berukuran 12cm x 18 cm dengan tebal 64 halaman itu saat ini sudah bisa dinikmati pembaca dengan versi digital (ebook). Alhamdulillah Buku ini telah selesai dikompilasi menjadi sebuah ebook PDF berkapasitas 11 MB oleh rekan kami Ashhabur Ro'yi Press .

DOWNLOAD


*) Bagi anda yang ingin memiliki buku aslinya bisa didapatkan di toko-toko buku agama terdekat di kota anda dengan harga kisaran dibawah sepuluh ribu rupiah.

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

1 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.


Judul : Kenalilah Aqidahmu
Penulis : Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa
Penerbit : Majelis Rasulullah SAW
Format : PDF
Size : 855 Kb
Page : 105 Halaman
Bahasa : Indonesia


Sebuah buku karya Habib Munzir Al-Musawa yang mengantarkan anda untuk mengenali Aqidahmu. Buku yang terbit berawal dari keresahan penulis akibat banyak rekan muslimin yang masih mempertanyakan masalah Bid’ah, Maulid, Tahlil, Ziarah Kubur, Tabarruk, Istighatsah dll, yang mana sungguh telah keruh berjuta sanubari sebab kalimat kalimat pendek ini, terputus jutaan hubungan silaturahmi, dan terbit ratusan buku dan tanya jawab bahkan permusuhan dan perpecahan yang sering berakhir dengan pertumpahan darah.

Dalam buku yang singkat ini penulis berusaha memberi pemahaman dan menuliskan sekelumit pembahasan mengenai hal hal itu dengan dalil nash yang tsiqah dan shahih menurut para Imam dan Muhaddits kita.

Tertarik membacanya? Insya Allah buku ini sangat bermanfaat untuk anda!

Silahkan
DOWNLOAD NOW!!


Penulis berharap dengan buku ini Allah swt menyatukan pemahaman yang tercerai berai,
silaturahmi yang terputus, dan berpadunya muslimin pada sanad guru yang jelas kepada sang Nabi saw, dengan kebenaran sebagai rujukannya dan jauh dari kejahilan syariah yang kini semakin menjadi, Juga dalam buku ini dicantumkan beberapa artikel website Majelis Rasulullah SAW, doa doa, sanad dan tanya jawab.

Semoga bermanfaat.

Kenalilah Aqidahmu 1


Judul : Kenalilah Aqidahmu
Penulis : Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa
Penerbit : Majelis Rasulullah SAW
Format : PDF
Size : 855 Kb
Page : 105 Halaman
Bahasa : Indonesia


Sebuah buku karya Habib Munzir Al-Musawa yang mengantarkan anda untuk mengenali Aqidahmu. Buku yang terbit berawal dari keresahan penulis akibat banyak rekan muslimin yang masih mempertanyakan masalah Bid’ah, Maulid, Tahlil, Ziarah Kubur, Tabarruk, Istighatsah dll, yang mana sungguh telah keruh berjuta sanubari sebab kalimat kalimat pendek ini, terputus jutaan hubungan silaturahmi, dan terbit ratusan buku dan tanya jawab bahkan permusuhan dan perpecahan yang sering berakhir dengan pertumpahan darah.

Dalam buku yang singkat ini penulis berusaha memberi pemahaman dan menuliskan sekelumit pembahasan mengenai hal hal itu dengan dalil nash yang tsiqah dan shahih menurut para Imam dan Muhaddits kita.

Tertarik membacanya? Insya Allah buku ini sangat bermanfaat untuk anda!

Silahkan
DOWNLOAD NOW!!


Penulis berharap dengan buku ini Allah swt menyatukan pemahaman yang tercerai berai,
silaturahmi yang terputus, dan berpadunya muslimin pada sanad guru yang jelas kepada sang Nabi saw, dengan kebenaran sebagai rujukannya dan jauh dari kejahilan syariah yang kini semakin menjadi, Juga dalam buku ini dicantumkan beberapa artikel website Majelis Rasulullah SAW, doa doa, sanad dan tanya jawab.

Semoga bermanfaat.

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.



Judul : Gus Dur Sang Penakluk - Sebuah Biografi Singkat
Penulis : Muhammad Mirza
Penerbit : Pustaka Warisan Islam - Tebuireng Jombang
Format Ebook : PDF
Ukuran file: 900 Kb
Halaman : 46 halaman
Link Download : Gus Dur Sang Penakluk.Pdf
(Cara downloadnya Klik Kanan lalu "Save Link As..")
Kalau tetap tidak bisa didownload, kami sediakan mirror link berikut ini: http://uploaded.to/file/ej​scdi4o

Buku yang ada ditangan pembaca saat ini adalah sebuah ikhtiar ringan untuk menjawab keingintahuan masyarakat tentang sosok Gus Dur yang begitu antik, unik , dan menarik.

Apa yang tertulis dalam buku ini merupakan rangkuman dari berbagai sumber yang diolah menjadi sebuah buku dan jauh dari sempurna. Namun untuk bisa menulis secara lengkap, butuh waktu dan tenaga yang luar biasa. Hal ini karena begitu banyaknya "warna" dalam sosok Gus Dur yang bisa menyelinap dalam setiap sisi kehidupan manusia.

Semoga biografi singkat ini, memberi dorongan dan manfaat kepada kita semua dalam menciptakan Indonesia yang lebih baik. Amiin..

Gus Dur Sang Penakluk



Judul : Gus Dur Sang Penakluk - Sebuah Biografi Singkat
Penulis : Muhammad Mirza
Penerbit : Pustaka Warisan Islam - Tebuireng Jombang
Format Ebook : PDF
Ukuran file: 900 Kb
Halaman : 46 halaman
Link Download : Gus Dur Sang Penakluk.Pdf
(Cara downloadnya Klik Kanan lalu "Save Link As..")
Kalau tetap tidak bisa didownload, kami sediakan mirror link berikut ini: http://uploaded.to/file/ej​scdi4o

Buku yang ada ditangan pembaca saat ini adalah sebuah ikhtiar ringan untuk menjawab keingintahuan masyarakat tentang sosok Gus Dur yang begitu antik, unik , dan menarik.

Apa yang tertulis dalam buku ini merupakan rangkuman dari berbagai sumber yang diolah menjadi sebuah buku dan jauh dari sempurna. Namun untuk bisa menulis secara lengkap, butuh waktu dan tenaga yang luar biasa. Hal ini karena begitu banyaknya "warna" dalam sosok Gus Dur yang bisa menyelinap dalam setiap sisi kehidupan manusia.

Semoga biografi singkat ini, memberi dorongan dan manfaat kepada kita semua dalam menciptakan Indonesia yang lebih baik. Amiin..

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

9 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.

Ebook "BOLEHKAH MAKAN DI RUMAH KELUARGA ORANG MATI?"
Oleh: Syaikh Al-Jalil Al-'Allamah KH. Muhammad Nur
Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia wil. Sulawesi Selatan.
Penerbit PT. Al-Quswa Development Coy, Jakarta
Link Download: http://www.mediafire.com/?pv2u8a4fydfv7w5
Format file:pdf

Cover Buku:


Judul Asli :


Foto Pengarang:


Biografi Pengarang:
KH. Muhammad Nur

Beliau lahir pada 7 Desember 1932 di Desa Langkean Kabupaten Maros Sulawesi Selatan

Setelah tamat Volkschool tahun 1941 kemudian memasuki pesantren.

1947-1958 berangkat ketanah suci mekkah untuk memperdalam ilmu agama islam langsung kesumber aslinya yang murni.

Tamat hafal Al qur`an pada madrasah uluumul qur`an Mekkah tahun 1357 H.. Tamat pada Madrasah Fakhriyah Utsmaniyah tahun 1958 dan Madrasah Darul Ulum Ad-Diniyah hingga memperoleh gelar Asy-Syeik Fadhil dan mendapat sertifikat untuk mengajar di Madrasah Darul Ulum Ad-Diniyah Mekkah.

Memperoleh ijazah silsilah hadits melalui gurunya sebagai berikut :

1. Asy-Syekh Hasan Al-Yamani
2. Asy-Syekh Sayyid Muhammad Amin Al-Kutuby
3. Asy-Syekh Sayyid Alwi Abbas Al-Maliky
4. Asy-Syekh Ali Al-Maghriby Al-Maliky
5. Asy-Syekh Hasan Al-Masysyath
6. Asy-Syekh Alimuddin Muhammad Yasin Al-Fadany

Dari ijazah silsilah ini diberi gelar Al-Allamah Al-Jalil KH. Muhammad Nur Bugis

Setelah kembali dari Mekkah memberi pengajian di Mesjid-mesji di Makassar, sekaligus mendirikan/memimpin perguruan islam Ma`had Dirasatil Islamiyah wal Arabiyah ujung pandang. Pada tahun 1988 membuka pesantren dengan nama Ma`han An-Nur Fi Ulumil Qur`an DI Maccopa Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Bolehkah Makan di Rumah Keluarga Orang Mati?

Ebook "BOLEHKAH MAKAN DI RUMAH KELUARGA ORANG MATI?"
Oleh: Syaikh Al-Jalil Al-'Allamah KH. Muhammad Nur
Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia wil. Sulawesi Selatan.
Penerbit PT. Al-Quswa Development Coy, Jakarta
Link Download: http://www.mediafire.com/?pv2u8a4fydfv7w5
Format file:pdf

Cover Buku:


Judul Asli :


Foto Pengarang:


Biografi Pengarang:
KH. Muhammad Nur

Beliau lahir pada 7 Desember 1932 di Desa Langkean Kabupaten Maros Sulawesi Selatan

Setelah tamat Volkschool tahun 1941 kemudian memasuki pesantren.

1947-1958 berangkat ketanah suci mekkah untuk memperdalam ilmu agama islam langsung kesumber aslinya yang murni.

Tamat hafal Al qur`an pada madrasah uluumul qur`an Mekkah tahun 1357 H.. Tamat pada Madrasah Fakhriyah Utsmaniyah tahun 1958 dan Madrasah Darul Ulum Ad-Diniyah hingga memperoleh gelar Asy-Syeik Fadhil dan mendapat sertifikat untuk mengajar di Madrasah Darul Ulum Ad-Diniyah Mekkah.

Memperoleh ijazah silsilah hadits melalui gurunya sebagai berikut :

1. Asy-Syekh Hasan Al-Yamani
2. Asy-Syekh Sayyid Muhammad Amin Al-Kutuby
3. Asy-Syekh Sayyid Alwi Abbas Al-Maliky
4. Asy-Syekh Ali Al-Maghriby Al-Maliky
5. Asy-Syekh Hasan Al-Masysyath
6. Asy-Syekh Alimuddin Muhammad Yasin Al-Fadany

Dari ijazah silsilah ini diberi gelar Al-Allamah Al-Jalil KH. Muhammad Nur Bugis

Setelah kembali dari Mekkah memberi pengajian di Mesjid-mesji di Makassar, sekaligus mendirikan/memimpin perguruan islam Ma`had Dirasatil Islamiyah wal Arabiyah ujung pandang. Pada tahun 1988 membuka pesantren dengan nama Ma`han An-Nur Fi Ulumil Qur`an DI Maccopa Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.



AMALIAH BULAN SYA'BAN
Agar Siap Menghadapi Ramadhan

Diterbitkan oleh: Majalah alKisah Edisi 14/ 2009

Digitalisasi / Scanning menjadi format Ebook PDF oleh PustakaAswaja.
Jumlah halaman: 32

Ukuran file: 1 MB.


Memasuki bulan sya'ban berarti kita berada di pintu gerbang terdekat menuju bulan Ramadhan, bulan suci yang seharusnya menjadi puncak berbagai aktivitas ibadah dan taqarrub kita kepada Allah. Dengan demikian, kita akan segera menjalani pelatihan terakhir sebelum "bertanding" di bulan suci itu. Bulan sya'ban juga menjadi arena latihan sebagai pemanasan terakhir menjelang bulan suci Ramadhan. Karena itu, barang siapa membiasakan diri bersungguh-sungguh beribadah di bulan ini, akan mendapatkan keberuntungan di bulan Ramadhan nanti.

Oleh karena itu kami persembahkan sebuah ebook yang besumber dari bonus booklet Majalah alKisah dengan judul AMALIAH BULAN SYA'BAN.

Selamat membaca, semoga bermanfaat. Amiin!



Amaliah Bulan Sya'ban - Majalah Alkisah



AMALIAH BULAN SYA'BAN
Agar Siap Menghadapi Ramadhan

Diterbitkan oleh: Majalah alKisah Edisi 14/ 2009

Digitalisasi / Scanning menjadi format Ebook PDF oleh PustakaAswaja.
Jumlah halaman: 32

Ukuran file: 1 MB.


Memasuki bulan sya'ban berarti kita berada di pintu gerbang terdekat menuju bulan Ramadhan, bulan suci yang seharusnya menjadi puncak berbagai aktivitas ibadah dan taqarrub kita kepada Allah. Dengan demikian, kita akan segera menjalani pelatihan terakhir sebelum "bertanding" di bulan suci itu. Bulan sya'ban juga menjadi arena latihan sebagai pemanasan terakhir menjelang bulan suci Ramadhan. Karena itu, barang siapa membiasakan diri bersungguh-sungguh beribadah di bulan ini, akan mendapatkan keberuntungan di bulan Ramadhan nanti.

Oleh karena itu kami persembahkan sebuah ebook yang besumber dari bonus booklet Majalah alKisah dengan judul AMALIAH BULAN SYA'BAN.

Selamat membaca, semoga bermanfaat. Amiin!



Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.




Imam Ali kw adalah ayah Al Hasan ra dan Al Husin ra. Beliau adalah anak angkat Rosululloh SAW dan merupakan salah satu menantu Rasulullah SAW. Beliau Imam Ali kw adalah suami Siti Fathimah Az Zahra ra, sedang ayah beliau adalah Abu Thalib bin Abdul Muttalib, salah seorang paman Rasulullah SAW, yang juga menjadi ayah angkat baginda Rasulullah SAW. Beliau Abu Thalib sangat berjasa kepada Rasulullah SAW, terutama dalam menghadapi Kuffar Quraisy. Sebenarnya nama Asli Abu Thalib adalah Abdu Manaf. Tapi oleh karena putra sulungnya bernama Thalib, maka beliau mendapat panggilan Abu Thalib, yang artinya ayahnya Thalib. Adapun ibu Imam Ali kw, adalah Fathimah binti Asad ra. Beliau termasuk orang-orang yang ikut hijrah ke Madinah.
Dalam buku-buku sejarah disebutkan bahwa beliau Imam Ali kw lahir di dalam Ka’bah. Di mana di saat ibunya sedang berada di dekat Ka’bah, tiba-tiba merasa akan melahirkan. Beliau segera masuk ke dalam Ka’bah dan tidak beberapa lama, lahirlah seorang bayi laki-laki yang kemudian diberi nama Ali. Sebenarnya, waktu lahir beliau diberi nama Haidaroh oleh ibunya, tapi kemudian diganti Ali oleh ayahnya.
Riwayat selengkapnya mengenai Ali bin Abi Thalib Kw. bisa anda baca di ebook yang telah saya sediakan:
Judul: Riwayat Imam Ali bin Abi Thalib Kw.
Penulis: Yayasan Albayyinat ( www.albayyinat.net )
Format file : .exe
Ukuran : 1,1 Mb.

Berikut Daftar Isi Ebooknya:
DAFTAR ISI:
1. Tentang Imam Ali bin Abi Thalib Kw.
2. Sayyidina Ali kw Diasuh Dan Diambil Sebagai Anak Angkat Oleh Rosululloh SAW
3. Masuk Islamnya Sayyidina Ali kw.
4. PERAN SAYYIDINA ALI KW. DALAM HIJRAHNYA ROSULULLOH SAW.
5. Sayyidina Ali kw Dan Perang Khoibar
6. SAYYIDINA ALI KW DAN PERANG TABUK
7. Sakitnya Rosululloh SAW Peristiwa Hari Kamis Dan Sayyidina Ali kw
8. Imam Ali kw Dan Sagifah Proses pengangkatan Sayyidina Abu Bakar ra sebagai Khalifah
9. Baiat Sayyidina Ali kw kepada Kholifah Abubakar ra.
10. Pujian Sayyidina Ali kw Kepada Sayyidina Abubakar ra.
11. WASIAT ROSULULLOH SAW KEPADA IMAM ALI KW
12. Apa yang dimaksud dengan Hadits “ Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”
13. Sayyidina Ali kw Menerima Wasiat Dari Siti Fathimah ra
14. Imam Ali kw Dan Keputusan Kholifah Abubakar Terhadap Pembangkang Zakat.
15. Sayyidina Ali kw Dan Kholifah Umar ra
16. Sayyidina Ali kw Dan Maj’lis Syuro Serta Pembunuh Kholifah Umar ra.
17. Sayyidina Ali kw Dan Kholifah Utsman ra
18. Proses Pembaiatan Sayyidina Ali kw Sebagai Kholifah
19. Perang Jamal
20. Pemberian nama keturunan Imam Ali kw dengan nama para Sahabat dan hubungan perkawinan antara keturunan Imam Ali kw dengan para Sahabat dan Keturunannya
21. Sayyidina Ali kw Dan Penanggalan Hijriyah
22. Kitab Nahjul Balaghoh
23. Istri Istri Sayyidina Ali kw
24. Putra Putri Sayyidina Ali kw


Pada tahun 10 H, Rasulullah SAW beserta para Sahabat berangkat ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji dan haji tersebut kemudian dikenal dengan Haji Wada’. Bertepatan dengan itu, rombongan Muslimin yang dikirim oleh Rasulullah SAW ke Yaman sudah meninggalkan Yaman, mereka menuju Mekkah, untuk bergabung dengan Rasulullah SAW. Rombongan tersebut dipimpin oleh Imam Ali bin Abi Thalib kw.

Begitu rombongan sudah mendekati tempat dimana Rasulullah SAW berada, maka Imam Ali kw segera meninggalkan rombongannya guna bertemu dan melapor kepada Rasulullah SAW, dan sebagai wakilnya adalah Sahabat Buraidah ra.

Sepeninggal Imam Ali kw, Buraidah ra membagi-bagikan pakaian hasil Pampasan perang yang masih tersimpan dalam tempatnya, dengan maksud agar rombongan jika masuk kota Mekah ( bertemu dengan yang lain ) kelihatan rapi dan baik.

Namun begitu Imam Ali kw kembali menghampiri rombongannya beliau terkejut dan marah, serta memerintahkan agar pakaian-pakaian tersebut dilepaskan dan dikembalikan ke tempatnya. Hal mana karena Imam Ali kw berpendapat, bahwa yang berhak membagi pampasan perang adalah Rasulullah SAW. Tindakan Imam Ali kw tersebut membuat Buraidah ra dan anak buahnya kecewa, sehingga terjadilah perselisihan pendapat.

Selanjutnya begitu rombongan sudah sampai ditempat Rasulullah SAW, Buraidah ra segera menghadap Rasulullah SAW dan menceritakan mengenai kejadian yang dialaminya bersama rombongan dari tindakan Imam Ali kw. Bahkan dari kesalnya, saat itu Buraidah ra sampai menjelek-jelekkan Imam Ali kw di depan Rasulullah SAW.

Mendengar laporan yang isinya men’jelek jelekkan Imam Ali kw tersebut, Rasulullah SAW agak berubah wajahnya, karena beliau tahu bahwa tindakan Imam Ali kw tersebut benar.
Kemudian Rasulullah Saw bersabda kepada Buraidah ra sebagai berikut :
يَابُرَيْدَة أَلَسْتُ أَوْلَى بِالمُؤمِنِين مِنْ أَنْفُسِهِمْ
“ Hai Buraidah, apakah saya tidak lebih utama untuk diikuti dan dicintai oleh Mukminin daripada diri mereka sendiri”.
Maka Buraidah menjawab :
بَلَى يَا رَسُول الله
“ Benar Yaa Rasulullah”.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda :
مَنْ كُنْتُ مَوْلاَهُ فَعَلِىٌّ مَوْلاَهُ. (رواه الترمذى والحاكم )
“ Barangsiapa menganggap aku sebagai pemimpinnya, maka terimalah Ali sebagai pemimpin”.
Yang dimaksud oleh Hadits tersebut adalah, apabila Muslimin menganggap Rasulullah SAW sebagai pemimpin mereka, maka Imam Ali kw harus diterima sebagai pemimpin mereka, sebab yang mengangkat Imam Ali kw sebagai pemimpin rombongan ke Yaman itu Rasulullah SAW. Karena itu dia harus ditaati, dicintai dan dibantu serta dipatuhi semua perintahnya.

Demikian maksud dari Hadits :“Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”. Sebagaimana yang tertera dalam kitab-kitab yang ditulis oleh ulama-ulama Ahlussunnah Waljamaah.
( baca kitab Al Bidayatul Hidayah oleh Ibnu Katsir ).

Selanjutnya, oleh karena perselisihan tersebut, tidak hanya terjadi antara Imam Ali kw dengan Buraidah ra saja, tapi dengan seluruh rombonganya, dimana orang-orang tersebut menjelek-jelekkan Imam Ali kw dengan kata-kata tidak baik, yang berakibat dapat menjatuhkan nama baik Imam Ali kw, bahkan perselisihan tersebut didengar oleh orang-orang yang tidak ikut dalam rombongan ke Yaman itu, maka setelah Rasulullah SAW selesai melaksanakan ibadah haji, disaat Rasulullah Saw dan Muslimin sampai di satu tempat yang bernama Ghodir Khum, Rasulullah SAW berkhotbah, dimana diantaranya beliau mengulangi lagi kata-kata yang telah disampaikan kepada Buraidah ra tersebut, yaitu “Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”

Itulah sebabnya Hadits tersebut dikenal sebagai Hadits Ghodir Khum. Karena waktu disampaikan di Ghodir Khum itu, disaksikan oleh ribuan Sahabat.
Jadi sekali lagi, bahwa hadits : “Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”. Itu tidak ada hubungannya dengan penunjukan Imam Ali kw sebagai Khalifah sesudah Rasulullah SAW wafat. Tapi sebagai pemimpin rombongan ke Yaman yang harus dicintai dan ditaati semua perintahnya.
Semoga kita diselamatkan oleh Allah SWT dari aqidah Syi’ah Imamiyyah yang sesat dan menyesatkan. Amin.

Riwayat Ali bin Abi Thalib




Imam Ali kw adalah ayah Al Hasan ra dan Al Husin ra. Beliau adalah anak angkat Rosululloh SAW dan merupakan salah satu menantu Rasulullah SAW. Beliau Imam Ali kw adalah suami Siti Fathimah Az Zahra ra, sedang ayah beliau adalah Abu Thalib bin Abdul Muttalib, salah seorang paman Rasulullah SAW, yang juga menjadi ayah angkat baginda Rasulullah SAW. Beliau Abu Thalib sangat berjasa kepada Rasulullah SAW, terutama dalam menghadapi Kuffar Quraisy. Sebenarnya nama Asli Abu Thalib adalah Abdu Manaf. Tapi oleh karena putra sulungnya bernama Thalib, maka beliau mendapat panggilan Abu Thalib, yang artinya ayahnya Thalib. Adapun ibu Imam Ali kw, adalah Fathimah binti Asad ra. Beliau termasuk orang-orang yang ikut hijrah ke Madinah.
Dalam buku-buku sejarah disebutkan bahwa beliau Imam Ali kw lahir di dalam Ka’bah. Di mana di saat ibunya sedang berada di dekat Ka’bah, tiba-tiba merasa akan melahirkan. Beliau segera masuk ke dalam Ka’bah dan tidak beberapa lama, lahirlah seorang bayi laki-laki yang kemudian diberi nama Ali. Sebenarnya, waktu lahir beliau diberi nama Haidaroh oleh ibunya, tapi kemudian diganti Ali oleh ayahnya.
Riwayat selengkapnya mengenai Ali bin Abi Thalib Kw. bisa anda baca di ebook yang telah saya sediakan:
Judul: Riwayat Imam Ali bin Abi Thalib Kw.
Penulis: Yayasan Albayyinat ( www.albayyinat.net )
Format file : .exe
Ukuran : 1,1 Mb.

Berikut Daftar Isi Ebooknya:
DAFTAR ISI:
1. Tentang Imam Ali bin Abi Thalib Kw.
2. Sayyidina Ali kw Diasuh Dan Diambil Sebagai Anak Angkat Oleh Rosululloh SAW
3. Masuk Islamnya Sayyidina Ali kw.
4. PERAN SAYYIDINA ALI KW. DALAM HIJRAHNYA ROSULULLOH SAW.
5. Sayyidina Ali kw Dan Perang Khoibar
6. SAYYIDINA ALI KW DAN PERANG TABUK
7. Sakitnya Rosululloh SAW Peristiwa Hari Kamis Dan Sayyidina Ali kw
8. Imam Ali kw Dan Sagifah Proses pengangkatan Sayyidina Abu Bakar ra sebagai Khalifah
9. Baiat Sayyidina Ali kw kepada Kholifah Abubakar ra.
10. Pujian Sayyidina Ali kw Kepada Sayyidina Abubakar ra.
11. WASIAT ROSULULLOH SAW KEPADA IMAM ALI KW
12. Apa yang dimaksud dengan Hadits “ Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”
13. Sayyidina Ali kw Menerima Wasiat Dari Siti Fathimah ra
14. Imam Ali kw Dan Keputusan Kholifah Abubakar Terhadap Pembangkang Zakat.
15. Sayyidina Ali kw Dan Kholifah Umar ra
16. Sayyidina Ali kw Dan Maj’lis Syuro Serta Pembunuh Kholifah Umar ra.
17. Sayyidina Ali kw Dan Kholifah Utsman ra
18. Proses Pembaiatan Sayyidina Ali kw Sebagai Kholifah
19. Perang Jamal
20. Pemberian nama keturunan Imam Ali kw dengan nama para Sahabat dan hubungan perkawinan antara keturunan Imam Ali kw dengan para Sahabat dan Keturunannya
21. Sayyidina Ali kw Dan Penanggalan Hijriyah
22. Kitab Nahjul Balaghoh
23. Istri Istri Sayyidina Ali kw
24. Putra Putri Sayyidina Ali kw


Pada tahun 10 H, Rasulullah SAW beserta para Sahabat berangkat ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji dan haji tersebut kemudian dikenal dengan Haji Wada’. Bertepatan dengan itu, rombongan Muslimin yang dikirim oleh Rasulullah SAW ke Yaman sudah meninggalkan Yaman, mereka menuju Mekkah, untuk bergabung dengan Rasulullah SAW. Rombongan tersebut dipimpin oleh Imam Ali bin Abi Thalib kw.

Begitu rombongan sudah mendekati tempat dimana Rasulullah SAW berada, maka Imam Ali kw segera meninggalkan rombongannya guna bertemu dan melapor kepada Rasulullah SAW, dan sebagai wakilnya adalah Sahabat Buraidah ra.

Sepeninggal Imam Ali kw, Buraidah ra membagi-bagikan pakaian hasil Pampasan perang yang masih tersimpan dalam tempatnya, dengan maksud agar rombongan jika masuk kota Mekah ( bertemu dengan yang lain ) kelihatan rapi dan baik.

Namun begitu Imam Ali kw kembali menghampiri rombongannya beliau terkejut dan marah, serta memerintahkan agar pakaian-pakaian tersebut dilepaskan dan dikembalikan ke tempatnya. Hal mana karena Imam Ali kw berpendapat, bahwa yang berhak membagi pampasan perang adalah Rasulullah SAW. Tindakan Imam Ali kw tersebut membuat Buraidah ra dan anak buahnya kecewa, sehingga terjadilah perselisihan pendapat.

Selanjutnya begitu rombongan sudah sampai ditempat Rasulullah SAW, Buraidah ra segera menghadap Rasulullah SAW dan menceritakan mengenai kejadian yang dialaminya bersama rombongan dari tindakan Imam Ali kw. Bahkan dari kesalnya, saat itu Buraidah ra sampai menjelek-jelekkan Imam Ali kw di depan Rasulullah SAW.

Mendengar laporan yang isinya men’jelek jelekkan Imam Ali kw tersebut, Rasulullah SAW agak berubah wajahnya, karena beliau tahu bahwa tindakan Imam Ali kw tersebut benar.
Kemudian Rasulullah Saw bersabda kepada Buraidah ra sebagai berikut :
يَابُرَيْدَة أَلَسْتُ أَوْلَى بِالمُؤمِنِين مِنْ أَنْفُسِهِمْ
“ Hai Buraidah, apakah saya tidak lebih utama untuk diikuti dan dicintai oleh Mukminin daripada diri mereka sendiri”.
Maka Buraidah menjawab :
بَلَى يَا رَسُول الله
“ Benar Yaa Rasulullah”.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda :
مَنْ كُنْتُ مَوْلاَهُ فَعَلِىٌّ مَوْلاَهُ. (رواه الترمذى والحاكم )
“ Barangsiapa menganggap aku sebagai pemimpinnya, maka terimalah Ali sebagai pemimpin”.
Yang dimaksud oleh Hadits tersebut adalah, apabila Muslimin menganggap Rasulullah SAW sebagai pemimpin mereka, maka Imam Ali kw harus diterima sebagai pemimpin mereka, sebab yang mengangkat Imam Ali kw sebagai pemimpin rombongan ke Yaman itu Rasulullah SAW. Karena itu dia harus ditaati, dicintai dan dibantu serta dipatuhi semua perintahnya.

Demikian maksud dari Hadits :“Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”. Sebagaimana yang tertera dalam kitab-kitab yang ditulis oleh ulama-ulama Ahlussunnah Waljamaah.
( baca kitab Al Bidayatul Hidayah oleh Ibnu Katsir ).

Selanjutnya, oleh karena perselisihan tersebut, tidak hanya terjadi antara Imam Ali kw dengan Buraidah ra saja, tapi dengan seluruh rombonganya, dimana orang-orang tersebut menjelek-jelekkan Imam Ali kw dengan kata-kata tidak baik, yang berakibat dapat menjatuhkan nama baik Imam Ali kw, bahkan perselisihan tersebut didengar oleh orang-orang yang tidak ikut dalam rombongan ke Yaman itu, maka setelah Rasulullah SAW selesai melaksanakan ibadah haji, disaat Rasulullah Saw dan Muslimin sampai di satu tempat yang bernama Ghodir Khum, Rasulullah SAW berkhotbah, dimana diantaranya beliau mengulangi lagi kata-kata yang telah disampaikan kepada Buraidah ra tersebut, yaitu “Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”

Itulah sebabnya Hadits tersebut dikenal sebagai Hadits Ghodir Khum. Karena waktu disampaikan di Ghodir Khum itu, disaksikan oleh ribuan Sahabat.
Jadi sekali lagi, bahwa hadits : “Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”. Itu tidak ada hubungannya dengan penunjukan Imam Ali kw sebagai Khalifah sesudah Rasulullah SAW wafat. Tapi sebagai pemimpin rombongan ke Yaman yang harus dicintai dan ditaati semua perintahnya.
Semoga kita diselamatkan oleh Allah SWT dari aqidah Syi’ah Imamiyyah yang sesat dan menyesatkan. Amin.

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

0 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.


التحذير الشرعيممن خالف أهل السنة والجماعة
MEWASPADAI AJARAN-AJARAN SESAT DILUAR AHLUSSUNNAH WALJAMA'AH


Judul Asli: "At-Tahdzir asy-Syar'i Min-man Khalafa Ahlassunnah Wal Jama'ah"
Terjemahan: Mewaspadai Ajaran-Ajaran Sesat di Luar Ahlussunnah Wal Jama'ah
Penerbit: SYAHAMAH Press
P.O. Box: 1168 Jkt. 13011 Klender Jakarta Timur

Syari'at telah menyeru untuk mengajak kepada al ma’ruf; yaitu hal-hal yang diperintahkan Allah dan mencegah dari hal-hal yang munkar; yang diharamkan oleh Allah, menjelaskan kebathilan sesuatu yang bathil dan kebenaran perkara yang haq. Pada masa kini banyak orang mengeluarkan fatwa tentang agama. Fatwa-fatwa tersebut sama sekali tidak memiliki dasar dalam Islam.

Penyimpangan dan penyelewenganpun semakin menjadi-jadi. Karena itu perlu ditulis sebuah buku untuk menjelaskan yang haq dari yang bathil, yang benar dari yang tidak benar.




 File PDF (423 Kb)

Mewaspadai Ajaran-ajaran Sesat Diluar Ahlussunnah Wal Jama'ah


التحذير الشرعيممن خالف أهل السنة والجماعة
MEWASPADAI AJARAN-AJARAN SESAT DILUAR AHLUSSUNNAH WALJAMA'AH


Judul Asli: "At-Tahdzir asy-Syar'i Min-man Khalafa Ahlassunnah Wal Jama'ah"
Terjemahan: Mewaspadai Ajaran-Ajaran Sesat di Luar Ahlussunnah Wal Jama'ah
Penerbit: SYAHAMAH Press
P.O. Box: 1168 Jkt. 13011 Klender Jakarta Timur

Syari'at telah menyeru untuk mengajak kepada al ma’ruf; yaitu hal-hal yang diperintahkan Allah dan mencegah dari hal-hal yang munkar; yang diharamkan oleh Allah, menjelaskan kebathilan sesuatu yang bathil dan kebenaran perkara yang haq. Pada masa kini banyak orang mengeluarkan fatwa tentang agama. Fatwa-fatwa tersebut sama sekali tidak memiliki dasar dalam Islam.

Penyimpangan dan penyelewenganpun semakin menjadi-jadi. Karena itu perlu ditulis sebuah buku untuk menjelaskan yang haq dari yang bathil, yang benar dari yang tidak benar.




 File PDF (423 Kb)

Posted at Senin, Oktober 01, 2012 |  by Admin

2 comments:

Setelah membaca postingan di atas, kami harap para pembaca memberikan komentarnya di kotak yang disediakan dibawah ini. Terimakasih.

© 2013 Pustaka Aswaja. WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.
back to top